Tukang bakso Itu……

tukang baksoSeeperti biasanya, kegiatan saya adalah penjaga kios yang berjualan mur baut dan sekrup untuk berbagai macam kendaraan dan bangunan.. usaha ini baru sebulan saya tekuni, yah seperti bayi yang lahir 1 bulan saja, usaha ini cukup….membuat jantung berdegup kencang, karena pernah usaha ini sama sekali tidak ada pembeli, padahal udah seharian menunggu pembeli, tapi apa daya mungkin mereka belum mengenal kios kami..

Dalam postingan ini kami tidak memaparkan tentang usaha ini, tapii saya ingin berbagi kejadian yang pernah saya alami.

pada suatu hari, ketika kios sepi pembeli, dan belum ada makanan pun masuk ke perut ini, sungguh amat lapar dan sakit perut ini, meminta haknya untuk diberi makanan. dan tiba-tiba bunyi “teng-teng” kulihat ada seorang tukang bakso lewat dan kontan saja saya memanggilnya. “Bakso 1 Pak.” kataku.

sungguh diluar dugaan saya tukang bakso itu tetap terus berjalan sambil melihat saya dari jarak yang agak jauh, dan yang saya kagetkan tukang bakso itu malah menjauh, dan saya amati lagi, ternyata bapak penjual bakso itu menuju ke masjid, dan saat saya memanggil itu berkumandanglah suara adzan Dzuhur…

sya menutup kios dan bergegas ke masjid juga untuk menunaikan shalat dhuhur, dan setelah selesei, tkang bakso menghampiri sya dan berkata’ Mas, ngapunten nggih, wau pas Mas nimbali kula, pas adzan, kula ajeng shalat rumiyin,” dan tak kuasa menetes air mata ini seketika. Saya membalas” mboten nopo2 pak, mawi ngaten pesen bakso lan nyuwun tulung bakso dipun anter ten kios nggih???” Nggih mas,” jawabnya..

Sungguh saya amatlah malu,malu sama Allah, malu,, sungguh teramat malu,,,betapa Allah SWT telah menckupi segala kebutuhanku tapi, ketika Allah SWT memanggil dengan suara Adzan, padahal Allah SWT ingin menatapku, ingin melihatku bertamu di RumahNya, tapi saya mengabaikannya.. Ampuni hambaMu ini Yaa Robb..

Padahal saya tahu dan sering mendengar klo shalat itu sayyidul Ibadah, shalat adalah ibadah yang paling utama. shalatlah amal yang pertama kali dihisab oleh Allah di Yaumil akhir nanti..

Semoga diri ini mendapatkan ampunanMu Yaa Robb, dan kuatkanlah hati, pikiran ini dan langkah ini untuk selalu ringan dalam melaksanakan seruanMu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s