Berpikir Positif Itu , , ,

Selalu dan sering kita mendengar berpikir positif, ketika kita sedang dirundung kesusahan ataupun kesulitan. Kata-kata itu sering kita dengar dari teman-teman kita yang mencoba untuk menghibur kita, memberi semangat kepada kita.

Sebenarnya apa sih makna terkandung dalam positive thinking itu? Kenapa harus berpikiran positif? Apakah kita harus berpikiran positif hanya ketika kita dirundung kesulitan ataupun kesedihan?

Jawabannya adalah tentu tidak.  kita harus berpikir positif setiap waktu. Mengapa demikian?

Kazuo Murakami, Ph.D (ahli genetika terkemuka dunia) peneliti & penulis buku “The Divine Message of the DNA, Tuhan dalam Gen Kita” menyampaikan bahwa ia menemukan keajaiban dari DNA yang tak sekedar kumpulan basa-basa purin yang membawa kode genetik makhluk hidup. Karakteristik genetik yang selama ini dianggap bersifat tetap dan niscaya, dalam penelitiannya Murakami memperkenalkan konsep on/off yang diatur oleh gen-gen. Dan ajaibnya tombol on/off gen ini sangat dipengaruhi oleh pikiran kita! Pikiran dapat mengaktifkan atau menonaktifkan gen-gen kita, ’you are what you think’.

Juga dipaparkan bahwa setiap manusia diberi porsi kemampuan yang sama. Hanya saja ada yang gennya dalam keadaan on sedang yang lain off. Dan kemauan yang keras disertai usaha dan pikiran positif  ternyata mampu meng-ON-kan gen positif kita yang tadinya dorman.

Kazuo Murakami juga menemukan bahwa kondisi on atau off-nya sebuah gen juga berpengaruh terhadap kesehatan. Hal ini dapat menjelaskan mengapa kanker paru-paru justru dapat mengenai mereka yang sama sekali bukan perokok, sedangkan yang perokok aktif justru tidak/belum terkena kanker paru. ini terkait dengan kondisi on/off gen yang mempengaruhi penyakit tersebut.

Karakteristik-karakteristik genetik yang diturunkan dari generasi ke generasi selama ini dianggap para ahli bersifat tetap tak berubah) dan niscaya. Namun, penelitian-penelitian mutakhir menunjukkan bahwa lingkungan dan faktor-faktor eksternal lainnya mengubah kerja gen-gen kita. Sudah banyak diketahui peran faktor-faktor fisik dan kimiawi, tetapi dalam buku ini, Kazuo Murakami menawarkan perspektif baru: apa yang kita pikirkan dapat mengaktifkan gen-gen positif dan menonaktifkan gen-gen negatif.

Apalagi bila dengan sengaja kita melatih hati dan pikiran kita dalam sebuah Tehnik seperti amalan sunnah berikut: Dzikir, Puasa, Sedekah dan yang lainnya. Maka potensi-potensi Positif yang selama ini tertidur di dalam Gen kita akan menjadi aktif.

Saya juga punya pengalaman unik tentang pikiran positif ini. Bebrapa bulan lalu sekitar akhir tahun 2012, badan saya tiba-tiba kram dan denyut jantung saya berdetak kencang, tensi darah saya mencapai 160. Sungguh angka sangat tinggi untuk tekanan darah. Saya pusing dan takut sekali jangan-jangan saya mati dan sakit parah. Anehnhya setelah sampai dirumah sakit, kata dokter hanya kecapekan saja. Dan hanya opname 2 hari saja.

Setelah pulang dari rumah sakit gejal tersebut kembali terulang, dan pikiran saya sudah kemana-kemana, tentu pikiran negatif saja yang ada dipikiran saya. Saya sering berganti-ganti dokter dan rumah sakit pula, tentunya dengan diagnose yang berbeda.

Setelah menjalani MCU sungguh mencengangkan hasilnya bagus semua. Tapi kenapa saya merasa masih ada hal aneh pada diri saya. Saya hampir putus asa, dan akhir nya saya bertanya kepada salah satu dokter, dokter bilang kepada saya bahwa semua yang saya rasakan hanya berasal dari pikiran negatif. Semau hasil lab bagus, dan tiada gejala yang menunjukkan kalo saya itu sakit.

Saya hanya diberikan nasihat dan motivasi serta selalu mendekatkan diri kepada Sang kholiq. Hanya selang beberapa hari, saya merasa sehat dan sembuh. Subhanallah, seperti yang tercantum dalam Alqur’an bahwa Allah SWT bersama prasangka hambaNya.

Tetangga saya yang selam 9 hari opname sakit asam urat langsung sembuh ketika diberitahu kabar gembira oleh anaknya. Dan ternyata ketika berbincang, dia mengaku bahwa dia takut dan pikiran negative tentang kabar anaknya. Akhirnya dia malah jatuh sakit.

Dan hal ini juga dapat dijelaskan secara ilmiah oleh peneliti diatas. Ternyata pikiran kita begitu hebat dan begitu dahsyat. Allahu Akbar!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s